Alasan dan Solusi Penolakan Kualifikasi Merek

Mengapa pengajuan Kualifikasi Merek saya ditolak?

Di bawah ini adalah daftar kemungkinan alasan penolakan dan cara mengatasinya.

A. Ketidaksesuaian Data

  • Nama atau Nomor Merek Dagang Tidak Akurat: Nama atau nomor merek yang diberikan tidak sesuai dengan yang terteta pada sertifikat merek dagang atau tidak ditemukan dalam basis data IP resmi.
  • Tanggal Pendaftaran atau Kedaluwarsa Tidak Akurat: Tanggal pendaftaran atau kedaluwarsa merek dagang yang diajukan tidak sesuai dengan yang tertera pada sertifikat merek dagang atau dalam basis data IP resmi.
  • Informasi Pendaftar Tidak Akurat: Informasi pendaftar merek yang diberikantidak sesuai yang tercantum pada sertifikat merek dagang atau dalam basis data IP resmi.
  • Sertifikat Merek Dagang Tidak Akurat: Sertifikat merek dagang tidak diterbitkan oleh lembaga resmi (misalnya IPO, EUIPO) atau tidak diakui oleh WIPO.
  • Klasifikasi Merek Dagang Tidak Akurat: Klasifikasi merek dagang yang diajukan tidak sesuai dengan yang tertera pada sertifikat merek dagang atau dalam basis data IP resmi.
  • Ketidaksesuaian Informasi Penjual: Informasi dalam Bukti Pembelian yang diajukan tidak sesuai dengan data pendaftar TikTok Shop by Tokopedia.
  • Ketidaksesuaian Tanggal Pembelian: Tanggal yang tercantum dalam Bukti Pembelian tidak sesuai dengan dokumen Bukti Pembelian yang diajukan.
Apa yang dapat dilakukan?
  • Periksa kembali dan masukkan informasi sesuai dengan dokumen pendukung yang diajukan.
  • Catatan: Informasi yang diberikan harus sama persis dengan yang tertera pada dokumen (termasuk huruf besar, tanda baca, dan spasi huruf).

B. Informasi yang Hilang

  • Informasi Item Pembelian Tidak Lengkap: Bukti Pembelian yang diajukan tidak mencantumkan informasi pembelian item, merek, jumlah, atau harga.
  • Informasi Penjual Tidak Lengkap: Bukti Pembelian yang diajukan tidak mencantumkan informasi penerbit Bukti Pembelian.
  • Informasi Pembeli Tidak Lengkap: Bukti Pembelian yang diajukan tidak mencantumkan informasi penerima.
  • Tanggal Pembelian Hilang atau Kedaluwarsa: Bukti Pembelian yang diajukan tidak memiliki tanggal penerbitan atau tanggalnya lebih dari 12 bulan yang lalu.
Apa yang dapat dilakukan?
  • Harap lengkapi informasi yang hilang dan pastikan validitasnya.

C. Informasi Tidak Valid

  • Sertifikat Merek Dagang Kedaluwarsa: Masa berlaku sertifikat merek dagang yang diajukan telah habis.
  • Surat Distributor Kedaluwarsa: "Surat Otorisasi" atau "Surat Distribusi" yang dikeluarkan oleh merek, pemilik merek dagang, atau penjual resmi telah kedaluwarsa dan tidak lagi valid.
  • Merek Dagang Tidak Valid: Merek dagang masih dalam proses pendaftaran, belum terdaftar secara resmi, atau nomor/namanya tidak ditemukan dalam basis data IP resmi.
  • Pemilik Tidak Memenuhi Syarat: Penjual bukan pemilik merek dagang.
  • Gambar Produk Tidak Memenuhi Syarat: Gambar yang diajukan tidak jelas, bukan dari kemasan produk asli, atau tidak mencakup enam tampilan berbeda (depan, belakang, atas, bawah, kiri, kanan).
  • Gambar Stok Tidak Memenuhi Syarat: Gambar yang diajukan bukan dari produk asli sebagai bukti inventaris pembelian.
  • Dokumen Bukti Pembelian Tidak Memenuhi Syarat: Dokumen yang diajukan bukan bukti pembelian (bisa berupa faktur pengiriman/nota pesanan).
  • Kesalahan Dokumen: Format dokumen yang diajukan salah atau tidak dapat ditampilkan dalam sistem peninjauan.
Apa yang dapat dilakukan?
  • Harap ajukan informasi, dokumen, bukti pembelian, dan gambar produk/stok yang valid.
  • Jika penjual bukan pemilik merek dagang, mereka harus mendapatkan "Surat Otorisasi"/"Surat Distribusi" dan mengajukan Kualifikasi Merek sebagai Penjual Resmi Tingkat 1 atau 2.

D. Informasi Tidak Autentik

  • Surat Distributor Tidak Autentik: Ada tanda-tanda perubahan atau penyamaran informasi pada "Surat Otorisasi" atau "Surat Distribusi" yang diajukan.
  • Sertifikat Merek Dagang Tidak Autentik: Ada tanda-tanda perubahan atau penyamaran informasi pada sertifikat merek dagang yang diajukan.
  • Dokumen diubah: Ada tanda-tanda perubahan atau penyamaran informasi pada Bukti Pembelian yang diajukan.
Apa yang dapat dilakukan?
  • Harap ajukan dokumen asli tanpa perubahan atau penyamaran informasi.

E. Masalah lainnya

  1. Sertifikat Merek Dagang/Surat Distribusi Tidak Jelas: Informasi pada sertifikat merek dagang, "Surat Otorisasi" atau "Surat Distribusi" tidak terbaca atau tidak dapat diverifikasi.
    Apa yang dapat dilakukan?
    • Harap ajukan salinan dokumen asli yang lebih jelas.
  1. Masalah dengan Surat Distributor: Salah satu atau lebih tingkat "Surat Otorisasi" atau "Surat Distribusi" tidak diterbitkan oleh pemilik merek atau penjual resmi.
Apa yang dapat dilakukan?
  • Harap ajukan "Surat Otorisasi" atau "Surat Distribusi" yang diterbitkan oleh pemilik merek dagang atau penjual resmi.
    1. Kurangnya Informasi Pendukung: Bukti Pembelian tidak diterbitkan oleh pemilik merek atau informasi yang diberikan tidak cukup untuk membuktikan bahwa penerbit Bukti Pembelian adalah distributor resmi.
    Apa yang dapat dilakukan?
    • Harap berikan informasi tambahan untuk membuktikan bahwa penerbit Bukti Pembelian adalah distributor resmi.
      1. Sumber Pembelian Tidak Dapat Dikenali: Tidak ada indikasi bahwa Bukti Pembelian diterbitkan oleh pemilik merek atau distributor resmi.
      Apa yang dapat dilakukan?
      • Harap ajukan Bukti Pembelian yang diterbitkan oleh pemilik merek atau distributor resmi.
        1. Jumlah Produk Tidak Memadai: Total jumlah produk yang dibeli pada Bukti Pembelian yang diajukan tidak cukup untuk persediaan selama 12 bulan.
        Apa yang dapat dilakukan?
        • Harap ajukan Bukti Pembelian dengan jumlah produk yang mencukupi untuk stok selama 12 bulan.